Senin, 22 Februari 2021

Mengenal Batik Aceh Modern Dan Penjelasannya

Mungkin masih banyak yang belum familiar dengan batik dari bumi Serambi Mekkah dan ternyata sejak era kerajaan terdahulu masyarakat Aceh sudah mengenal dan mengenakan batik tulis dalam kegiatan kemasyarakatannya. Akan tetapi kemungkinan besar batik pertama kali lahir di Aceh karena ada sangkut pautnya dengan para pendatang dari pulau Jawa sebelumnya, walaupun belum ditemukan kepastian waktu atau tahun atau catatan sejarah yang otentik menjabarkan secara jelas kedatangan orang Jawa ke Aceh

Motif Batik Aceh terlihat unik dan khas karena menggunakan unsur alam dan budaya Aceh dalam paduan warnanya. Warna yang digunakan pada Batik Aceh lebih dominan pada warna-warna yang cerah seperti merah, kuning, hijau, merah muda, dan warna cerah lainnya. Keberanian memainkan warna itulah yang memberikan kesan unik pada kain batik Aceh. Pengaruh Islam yang kuat pun tercermin pada bentuk sulur, melingkar, dan garis pada tiap motif.


Seperti halnya batik dari tanah Jawa, kain batik Aceh juga memiliki makna dan filosofi luhur kehidupan di setiap motif batiknya. Beberapa motif batik Aceh diantaranya motif pintu Aceh, motif tolak angin, motif batik bungong jeumpa, motif batik awan meucanek, motif batik rencong, motif batik awan berarak, motif gayo Aceh, dan motif batik pucok reubong.

Motif Batik Rencong Aceh, Rencong merupakan senjata tradisional / khas Aceh yang dahulu digunakan untuk perang kemerdekaan RI, senjata tajam yang mirip dengan belati tapi berbeda dengan pedang atau pisau. Masyarakat Aceh sangat mempercayai bahwa bentuk senjata rencong ini merupakan representasi dari bacaan basmallah atau bismillah.




Motif Batik Tolak Angin Aceh menunjukkan gambar mengenai banyaknya jumlah ventilasi yang ada pada rumah adat Aceh tersebut. Motif batik tolak angin bisa jadi merupakan perlambang bahwa masyarakat Aceh pada umumnya cenderung mudah menerima perbedaan budaya maupun prinsip satu sama lain.

Motif Batik Pintu Aceh menggambarkan sebuah ukuran dari tinggi pintu yang relatif rendah, merepresentasikan sebuah kepribadian masyarakat Aceh yang selalu rendah hati dan lapang dada atau bersabar. Jika kita lihat melalui rumah adat Aceh, memang pada umumnya rumah adat tersebut memiliki pintu yang relatif rendah, akan tetapi di dalamnya terdapat ruangan yang cukup luas atau lapang.

Sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Aceh, model baju batik Aceh pun disesuaikan dengan aturan atau hukum syariat Islam yang diterapkan pada pemerintah Aceh. Pada batik aceh untuk wanita biasanya diwarnai dengan model garis panjang dan longgar. Batik aceh ini juga tidak hanya digunakan sebagai bahan baju batik akan tetapi juga dibuat untuk produk lainnya seperti topi, mukena, dompet, tas, maupun aksesoris lainnya.

Nah itu beberapa motif kain batik yang berasal dari Aceh atau wilayah yang terkenal dengan kopi-nya yang bisa kami jelaskan kali ini, untuk kain batik dari wilayah lain bakal ada di artikel selanjutnya ya...








ACEH MANDIRI DENGAN BATIK PRODUKSI ANEUK NANGGROE , Batik Aceh Serambi M...

BATIK ACEH MENUSANTARA

 Walaupun aceh tidak terkenal dengan  batiknya, namun siapa sangka bahwa batik motif aceh yang di design oleh Mihalul Abrar dengan mengkombi...